Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Aksara kerinci




Abjad Aksara Incung Suku Kerinci

Abjad Aksara Incung  Suku Kerinci
Pada umumnya  aksara Incung  ditulis diatas ruas bambu dan tanduk (Depati.H.Alimin ),aksara incung yang ditulis pada ruas bambu yang kebanyakkan  aksara  berisikan tentang cinta yakni berisikan ratapan tangis seorang jejaka yang patah hati  karena cinta di tolak oleh sang pujaan hati.
Sedangkan pada  tanduk kerbau dan tanduk kambing  aksara incung pada umumnya berisikan tentang silsilah  (Tambo ), yang biasanya pada awal kalimat dimulai dengan ucapan  “ ini  surat  tutur  tambo ninik  (  inilah cerita tentang silsilah nenek moyang), sebuah catatan menyebutkan sekitar 10 % dari Aksara Incung yang dituliskan diatas tanduk menunjukkan adanya pengaruh kebudayaan Islam,  kemungkinan besar di aksara Incung  bernafaskan Islam tersebut di tulis sebelum pertengahan abad ke 19  Disamping  banyak ditemui pada media ruas buluh dan tanduk, Aksara Incung Suku Kerinci juga ditulis diatas Kulit Kayu, Tapak Gajah dan Daun Lontar. 

See more: http://www.indonesia-heritage.net/2013/08/abjad-aksara-incung-suku-kerinci/

Teluk Belango dan Tengkuluk




Makna Teluk Belango dan Tengkuluk

Teluk Belango dan Tengkuluk, memiliki berbagai bentuk potongan dan cara jahitan yang berbeda dengan pakaian lainnya. Itu sudah menunjukkan bahwa, pakaian adat Jambi banyak mengandung nilai falsafah yang bermanfaat.

Jika diartikan secara harfiah, antara kata teluk dan belango tidak mempunyai korelasi. Namun dari kedua kata tersebut, mempunyai arti bahwa baju adat Teluk Belango merupakan busana dengan baju potongan, yang tidak terbuka dan tidak berleher. Kerahnya membulat seperti belango.

Selain itu, pengertian kurung baik untuk baju pria maupun wanita bermakna ‘terkurung’ atau ‘dikurung’. Artinya bahwa, para pria dan wanita itu ada dalam aturan yang layak dan patut untuk dipatuhi, sebagaimana tatanan adat istiadat Jambi.

Adat istiadat tersebut dimaksudkan bahwa, aturan itu diterapkan mulai dari level atas sampai ke masyarakat rendah yang dapat diwujudkan dalam pikiran dan tingkah laku seseorang. Kemudian pakaian adat ini merupakan pakaian yang lapang (tidak ketat) yang menyimbolkan kelapangan hati. Yaitu lapang dalam perkembangan kearifan dan juga lapang untuk cara berpikir.

“Dalam hal ini, pakaian adat teluk belango untuk pria berupa baju potongan Melayu yang erat kaitannya dengan syarat dan falsafah serta aturan adat. Kemudian, dilengkapi dengan peci. Sedangkan pakaian adat untuk wanita, berupa sarung dengan baju kebaya atau baju kurung dilengkapi kain penutup kepala,” kata Azra’i Al-Basyari, Ketua Lembaga Adat Kota Jambi.


Tengkuluk

Untuk Tengkuluk atau kuluk secara harfiah artinya adalah kain kepala, kerudung dan penutup kepala atau cadar dengan lipatan yang membentuk konfigurasi beragam, sesuai dengan keinginan masing-masing.

Salah satu seragam wanita Tengkuluk merupakan tutup kepala khas Melayu Jambi yang akhir-akhir ini sudah mulai dimasyarakatkan PNS di Provinsi Jambi.

“Tengkuluk itu berarti penutup kepala dan sering disebut takuluk atau kuluk. Selain berfungsi sebagai salah satu pelengkap busana tradisional, Tengkuluk juga bisa digunakan dalam acara formal. Tengkuluk adalah kain yang dililitkan di kepala perempuan. Kalau dulu dalam budaya Jambi, Tengkuluk itu kerap dipakai perempuan untuk melindungi kepala dari terik matahari di sawah, juga dipakai pula saat pengajian dan kondangan,” Junaidi T Noor.



More »» http://rosenmanmanihuruk.blogspot.co.id/2014/05/mengabadikan-teluk-belango-dan-tengkuluk.html?m=1


AKU DAN BATIK KU

Selamat hari batik nasional ^^
Kali ini miss akan memposting beberapa hal yang berkaitan dengan batik.





Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 oktober 2009 oleh UNESCO. Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik.
Pemilihan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.

Batik adalah teknik menghias kain atau testil dengan menggunakan lilin dalam proses pencelupan warna, yang semua proses tersebut menggunakan tangan.

Jenis Jenis batik

1. Batik Tulis
Pengertian Batik Tulis adalah batik yang dianggap paling baik dan tradisional, yang proses pembuatannya melalui tahap-tahap persiapan, pemolaan, pembatikan, pewarnaan, pelorodan dan penyempurnaan. Pada batik tulis sangat sulit dijumpai pola ulang yang dikerjakan persis sama, pasti ada selintas perbedaan, contohnya : lengkungan garis atau sejumlah titik. Kekurangan tersebut merupakan kelebihan dari hasil pekerjaan tangan. Pada proses pembatikan sering terjadi gerakan spontan, tanpa dihitung atau diperhitungkan lebih rinci. Batik tulis dibuat masal dengan standar ketetapan yang sama dari faktor tangan manusia.

2. Batik Modern
Batik Modern dibedakan menjadi Batik Cap, Batik Kombinasi dan Tekstil Motif Batik.
Pengertian Batik Cap adalah batik yang proses pembuatanya melalui tahap-tahap persiapan, pencapaan, pewarnaan, pelorodan dan penyempurnaan. Pelaksanaan pembuatan batik cap lebih mudah dan cepat. Kelemahan pada batik cap ialah motif yang dapat dibuat terbatas dan tidak dapat membuat motif-motif besar. Selain itu pada batik cap tidak terdapat seni coretan dan kehalusan motif yang dianggap menentukan motif batik.

Pengertian Batik Kombinasi (tulis dan Cap) adalah batik yang dibuat dalam rangka mengurangi kelemahan-kelemahan yang terdapat pada produk batik cap, seperti motif besar dan seni coretan yang tidak dapat dihasilkan dengan tanga. Dalam proses pembuatan batik kombinasi ini memerlukan persiapan-persiapan yang rumit, terutama pada penggabungan motif yang ditulis dan motif capnya, sehingga efisiensinya rendah (hampir sama dengan batik tulis) dan nilai seni produknya disamakan dengan batik cap. Adapun proses pembuatannya melalui tahap persiapan, pemolaan (untuk motif besar), pembatikan (motif yang tidak dapat dicap), pecapaan, pewarnaan, pelorodan dan penyempurnaan.

Tekstil motif batik ini tumbuh dalam rangka memenuhi kebutuhan batik yang cukup besar dan tidak dapat dipenuhi oleh industri batik yang biasa. Tekstil motif batik ini diproduksi oleh industri tekstil dengan mempergunakan motif batik sebagai desain testilnya. Proses produksinya dilakukan dengan sistem printing, sehingga produk tersebut dikenal sebagai batik printing dan dapat diproduksi secara besar-besaran. Namun demikian ciri-ciri khas yang mendukung identitas batik tradisional tidak terdapat pada batik printing, tetapi harganya relatif murah sehingga dapat dijangkau semua lapisan masyarakat yang memerlukannya.

Sumber:

http://www.pengertianpakar.com/2015/04/pengertian-batik-dan-jenis-jenis-batik.html